1. Definisi
Database
Database merupakan sekumpulan data yang saling terintegrasi/berhubungan satu
sama lain dan terorganisasi berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu dan
tersimpan pada sebuah hardware komputer. Database terdiri dari beberapa tabel
(lebih dari satu tabel) yang saling terorganisir.Tabel digunakan untuk
menyimpan data dan terdiridari baris dan kolom.Data tersebut dapat ditampilkan,
dimodifikasi, dan dihapus dari tabel.
Database
tersusun dari field, record, dan table
· field :
bagian terkecil tempat menyimpan informasi
· record :
satu set informasi lengkap yang terdiri dari beberapa field
· table :
kumpulan dari satu atau lebih record
· Contoh, buku
telepon analog dengan sebuah table. Berisi daftar records, yang masing-masing
terdiri dari tiga field: nama, alamat, dan nomor telephone.
2. Komponen
Database
Komponen Sistem Basis Data:
•Perangkat
Keras (Hardware)
Komputer,
memori, storage (Harddisk), peripheral, dll.
•Sistem
Operasi (Operating System)
Program yang
menjalankan sistem komputer, mengendalikan resourcekomputer dan melakukan
berbagai operasi dasar sistem komputer.
•Basis Data
(Database)
Menyimpan
berbagai obyek database (struktur tabel, indeks,dll)
•DBMS
(Database Management System)
Perangkat
lunak yang memaintain data dalam jumlah besar.
•Pemakai
(User)
Para pemakai
database.
•Aplikasi
(perangkat lunak) lain.
Program lain
dalam DBMS.
3. Proses
Perancangan Database
Pada database yang digunakan oleh single user atau hanya beberapa user saja,
perancangan database tidak sulit. Tetapi jika ukuran database yang sedang atau
besar (25 - ratusan user yang berisikan jutaan bytes informasi dan melibatkan
ratusan query dan program-program aplikasi, contoh : industri-industri,
asuransi, hotel, travel, dll yang seluruhnya tergantung pada kesuksesan dari
operasi-operasi databasenya), perancangan database menjadi sangat kompleks.
Oleh karena itu para pemakai mengharapkan penggunaan database yang sedemikian
rupa sehingga sistem harus dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan seluruh user tsb.
Tujuan
perancangan database :
• untuk
memenuhi informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan user secara khusus dan
aplikasi- aplikasinya.
•
memudahkan pengertian struktur informasi
• mendukung
kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek penampilan (response time,
processing time, dan storage space)
4.
DBMS(DATABASE MANAGEMENT SYSTEM)
DBMS (DataBase Management System) adalah sistem yang secara khusus
dibuat untuk memudahkan pemakai dalam mengelola basis data.Sistem ini dibuat
untuk mengatasi kelemahan sistem pemrosesan yang berbasis berkas.Pada
pendekatan yang berbasis berkas, umumnya perancangan sistem didasarkan pada
kebutuhan individual pemakai, bukan berdasarkan kebutuhan sejumlah
pemakai.Setiap kali terdapat kebutuhan baru dari seorang pemakai, kebutuhan
segera diterjemahkan kedalam program komputer.Akibatnya, kemungkinan besar
setiap program aplikasi menuliskan data tersendiri. Sementara itu ada
kemungkinan data yang sama juga terdapat pada berkas-berkas lain yang digunakan
oleh program aplikasi lain.Penyimpanan data dalam bentuk DBMS mempunyai banyak
manfaat dan kelebihan dibandingkan dengan penyimpanan dalam bentuk flat file
atau spreadsheet, diantaranya :
1. Performance
yang idapat dengan penyimpanan dalam bentuk DBMS cukup besar, sangat jauh
berbeda dengan performance data yang disimpan dalam bentuk flat file. Disamping
memiliki unjuk kerja yang lebih baik, juga akan didapatkan efisiensi penggunaan
media penyimpanan dan memori
2. Integritas
data lebih terjamin dengan penggunaan DBMS. Masalah redudansi sering terjadi
dalam DBMS. Redudansi adalah kejadian berulangnya data atau kumpulan data yang
sama dalam sebuah database yang mengakibatkan pemborosan media penyimpanan.
3.
Independensi. Perubahan struktur database dimungkinkan terjadi tanpa harus
mengubah aplikasi yang mengaksesnya sehingga pembuatan antarmuka ke dalam data
akan lebih mudah dengan penggunaan DBMS.
4.
Sentralisasi. Data yang terpusat akan mempermudah pengelolaan database.
kemudahan di dalam melakukan bagi pakai dengan DBMS dan juga kekonsistenan data
yang diakses secara bersama-sama akan lebiih terjamin dari pada data disimpan
dalam bentuk file atau worksheet yang tersebar.
5. Sekuritas.
DBMS memiliki sistem keamanan yang lebih fleksibel daripada pengamanan pada file
sistem operasi. Keamanan dalam DBMS akan memberikan keluwesan dalam pemberian
hak akses kepada pengguna.
Sumber Bahan:
1.
http://www.dijexi.com/2009/06/konsep-database-dan-komponen-database/
2. Imam,
A.w.2005 SQL Server 2000. Graha Ilmu. Yogyakarta
3.
Ramalho,J.2000.SQL Server 7.0 PT. Elexmedia Komputindo.Jakarta
4.http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=proses%20perancangan%20database&source=web&cd=5&ved=0CDIQFjAE&url=http%3A%2F%2Fiwayan.info%2FLecture%2FDBaseLanjut_S1%2FtranspM2%2520-%2520DBdesign.doc&ei=O6ayTsC7PISOiAfPiMWGAg&usg=AFQjCNFjRXYM_lX7cApaNUJFAauMcgFsDQ&sig2=nJwAvuj0dx0EQGmAacGgvg&cad=rja
5.http://student.eepis-its.edu/~izankboy/kuliah/Semester%203/basis%20data/Bab_01_-_Sistem_Basis_Data.pdf
6.
http://blog.re.or.id/database-management-system-dbms.htm
7.
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_manajemen_basis_data
1. http://student.eepis-its.edu/~izankboy/kuliah/Semester%203/basis%20data/Bab_01_Sistem_Basis_Data.pdf2. http://nurmanto.com/komponen-sistem-basis-data/
3. http://pristiasari.wordpress.com/2009/04/22/perancangan-basis-data/
4. http://blog.re.or.id/database-management-system-dbms.htm
5. http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_manajemen_basis_data